Lain

Lain

Watak keras yang kau punya menuruni ke sifatku saat ini. Menjadikan kita sering kali beradu argumen yang dapat menyakitkan hati. Membuat saling adu persentasi dan di penghujung, kita saling tak mengasihi. Itu membuatku kesal sering kali.

Aku tahu, itu semua bukan diri asli.

Kau dihadapkan oleh kelainan yang kau tak sukai. Begitu pula denganku. Dan itu menyebabkan kita terlalu banyak sekali berkelahi.

Kalau boleh jujur, alasan aku panjatkan sumpah, “aku sangat amat benci kau dan diri sendiri.” itu karena sebuah kelainan yang menjadikan diri kau dan diriku menjadi diri yang lain.

Namun, lambat laun … pasti ku sesali. Karena terdapat sifat lembut diri kau yang membuat hati ini luluh hanya dengan seperti menjetikan jari.

 

(Schizophrenia & bipolar menjadi satu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *