Lupa

Lupa

  “Aku lebih memilihmu tersakiti sekarang.” Aku terdiam. Mencerna kata-katamu yang sangat tidak aku inginkan. “Aku tidak mau semuanya akan menjadi lebih rumit.” Aku tetap dalam bungkam. Membiarkan dirimu mengucapkan apa saja yang ingin kau katakan. “Aku ingin kita mengakhiri hubungan.” Lagi-lagi aku terdiam. Namun dengan mata terpejam. Menahan air mata yang akan berjatuhan. Walau hati ini terus merutuki pernyataan yang sedari tadi kamu ucapkan. “Tapi tenang saja, kamu masih tetap berada disana. Dihatiku yang paling dalam. Tersimpan di tempat…

Read More Read More

Tahu

Tahu

Kehilanganmu membuatku termangu. Memikirkan hal yang tak menentu. Memenuhi ruang pikirku. Aku mungkin bukan siapa-siapa di hidupmu. Yang tak pantas menahanmu untuk menemaniku. Namun, bagaimana jika aku ingin kamu tetap di sisiku? Tak ada berhak bagiku. Tak ada pantasnya kamu untukku. Aku tahu itu. Tapi, banyak sekali hal yang menuntutku untuk bertahan. Dan aku tahu, alasanku bertahan, membuatku tertekan. Aku tahu rasanya. Aku tahu semuanya. Lalu, aku harus apa?

Mungkin

Mungkin

“Aku sayang kamu” Apakah kalimat itu sering kamu ucapkan untuk kekasih barumu? Atau mungkin kamu melupakan kalimat lalu dengan kata-kata terbarumu? Sungguh, Mungkin aku akan sangat senang jika kalimat itu terucap lagi untukku. Apalagi dengan senyum manis mautmu. Namun, Apakah bisa, sebuah kalimat terdiri dari tiga kata tersebut aku dapatkan lagi, sedangkan ragamu telah pergi bersama orang yang telah kau cintai saat ini? Jika, Suatu saat nanti kamu rindu akan hadirnya diriku dan rindu mengatakan kalimat itu … kamu tahu,…

Read More Read More

Beda

Beda

Kita berbeda Kita tak sama “Perbedaan itu lah yang menyatukan.” Apa kamu mempercayainya? Apa kamu mengganggap kalimat itu benar adanya? Jika tidak, mengapa kita tak mencoba itu? Agar kita tahu kalimat itu nyata atau semu Agar kita tahu kalimat itu dusta atau mungkin nestapa? Dan supaya kita tahu, Apakah kita bisa bersatu untuk sementara, Atau tidak selamanya

Kamu

Kamu

Tatapannya, kembali usik pikiranku Wajahnya, bayangi langkahku Senyumnya, menganggu tidurku Ucapnya, selalu membuatku bertanya   Tentang harapan yang dia berikan Tentang asa yang dia sodorkan Tentang arti kata manis yang dia ucapkan   Ah … Betapa ingin kukatakan Tentang cinta yang mulai hadir Tentang hati yang telah berbunga Karena semua, tingkahnya ….